Raksasa Migas Makin Tertarik Dengan Gross Split

http://prexer.org/wp-content/uploads/2018/12/Raksasa-Migas-Makin-Tertarik-Dengan-Gross-Split.jpgRaksasa Migas Makin Tertarik Dengan Gross Split

Dua kontrak hasil Gross Split telah ditandatangani, dua kontrak tersebut antara lain adalah Wilayah Kerja (WK) Sengkang dan WK East Sepinggan. Dengan ditandatanganinya kontrak tersebut, Wakil menteri ESDM Arcandra Tahan mengungkapkan bahwa skema gross split semakin atraktif.

Arcandra menjelaskan bahwa perusahaan asal italia dan Pertamina telah pindah dari Cost Recovery ke gross Split. Menurutnya ini merupakan awal yang baik untuk iklim investasi industri migas Indonesia.

Menurut Arcandra, Eni sebagai kontraktor migas asal Italia sepakat dengan perubakan kontrak dari cost recovery ke grsos split adalah karena mereka telah mengaukan penawaran POD ke SKK Migas. Namun proses tersebut menggunakan teknologi tinggi. Jika melihat dari seg cost dan biaya masih belum menemukan titik temu. Sehingga terjadi delay project yang seharusnya sudah berjalan namun karena tidak ada kesepakantan maka Eni setuju untuk merubah ke gross split.

Dengan ada perubahan tersebut maka Arcandra mengungkapkan pihaknya siap menjanjikan proses yang cepat selama ada kesepakatan dengan term and condition, dalam waktu sebulan tandatangan. Menurut Arcandra ini cara yang simple dan sederhana dan mereka sangat senang.

Selain kontraktor asal Italia, masih ada kontraktor potensial yang ingin pindah ke gross split. Untuk blok-blok baru saat ini tercatata sudah 11 blok yang sudah beralih, dan yang kontrak terminasi sekitar 20 kontrak yang beralih.

Sementara untuk yang sudah kontrak cost recovery dan beralih ke gloss split, yang pertama adalah ENI. Namun sudah ada beberapa yang telah mengajukan dan saat ini dalam proses evaluasi terms and condition.

Terkait dengan gross split yang dinilai lebih menarik untuk blok eksisting dibanding blok baru, Wakil Menteri ESDM mengungkapkan bahwa hal tersebut bukanlah masalah perasaan tetapi harus sesuai data.

Pada tahun 2015-2016 pihaknya telah menawarkan blok ekspansi kita dengan cost recovery tidak ada yang berminat. Kemudian saat menjadi gross split di tahun 2017, terdapat 5 blok eksplorasi yang sudah bertandatangan dengan gross split.

Author Description

Redaksi

No comments yet.

Join the Conversation